30 December 2013

Mencari Jati diri

Banyak cara yang dilakukan oleh manusia di muka bumi ini untuk mencari jati dirinya. salah satunya adalah dengan kembali mengangkat budaya yang dianggap tabuh oleh negara ini. sepintas memang demikian karena negara ini merasa malu jika budaya yang dianggap erotis itu muncul di negara ini. padahal, mereka juga merupakan bagian dari negara ini. dengan melihat berbagai permasalahan tersebut, Titus Pekei mulai kembali mengangkat adatnya melalui berbagai buku yang ditulis sendiri. banyak buku yang ia telah terbitkan. semuanya membahas tentang ekologi dan budaya.
BACA SELENGKAPNYA.....

27 December 2013

Setetes Embun di Daun Talas

Terlalu banyak berharap, mungkin itulah kata yang tepat untuk kesekian kalinya kuucapkan. Berharap sesuatu yang tidak pasti kadang membuat hati tak menentu menanti kepastian itu. hanya sebatas bunga renungan dikala senja mulai terbenam. Berharap akan ada secercah harapan dalam kegundaan ini. Banyak pikiran pun kian datang dan pergi dari dalam kepala. Terasa sangat berat melewati ini semua ini. Sili berganti masa ini ku lewati bersama dinginnya malam. masa-masa ini merupakan masa yang sangat nikmat bila dirasakan dengan sungguh-sungguh.
BACA SELENGKAPNYA.....

17 September 2013

Laptop Acer ASPIRE E1-451G; Harga Bersahabat, Kualitas Grafis

Tubuh Aspire E1-451G memang tak langsing, tetapi laptop konvensional ini menawarkan "pesona" lain berupa kemampuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk gaming yang biasanya sulit ditangani laptop tipis. Aspire E1-451G pun bisa dengan mudah difungsikan sebagai komputer utama, pengganti komputer desktop yang duduk di atas meja tetapi siap dibawa dalam perjalanan saat dibutuhkan.

Salah satu kelebihan yang paling menonjol adalah discrete graphics Radeon HD 8750M yang sekaligus membuatnnya menjadi laptop pertama di Indonesia yang dilengkapi grafis Radeon seri HD 8000. Kartu grafis ini sanggup melarikan kebanyakan judul game dengan lancar, termasuk yang tergolong kelas berat meski dengan sejumlah kompromi.

Harga Laptop Acer Aspire E1-451G

Dengan harga jual Rp 5.499.000, Aspire E1-451G pun relatif bersahabat dengan kantong konsumen di Indonesia dan bisa dipakai oleh pengguna dari segala kalangan yang memerlukan kinerja all-around dalam satu  kemasan portabel.

Aspire E1-451G

Kelebihan:
+ Dilengkapi komponen hardware mumpuni untuk kelasnya
+ Sanggup dipakai bermain game+ Harga relatif bersahabat


Kekurangan:
- Daya tahan baterai tidak istimewa
- Touchpad kecil terasa kurang nyaman
- Datang tanpa sistem operasi

Spesifikasi Acer Aspire E1-451G:

RAM: 4GB DDR3Media penyimpanan: 500GB, 5400 RPM
Kartu grafis: AMD Radeon HD 8750M, 2GB DDR3
Layar: 14 inci, 1366x768
Drive optis: DVD Super Multi Port I/O: 2x USB 2.0, 1x USB 3.0, 1x D-SUB (VGA), 1x HDMI, 1x SD card reader, 1x ethernet (RJ-45), 1x headphone-out, 1x mic-in, WiFi IEEE 802.11b/g/n
Baterai: 6-cell, 4400 mAh
Dimensi: 342x245x31 mm
Sistem operasi: DOS
Prosesor: AMD A8-4500M (quad-core, 1,9 GHz-2,8 GHz, integrated Radeon HD 7640G)





BACA SELENGKAPNYA.....

31 August 2013

Memoriku dalam kisahmu Ayah...

Cerita kali ini berawal dari Asrama Papua tanggal 30 agustus 2013. kira-kira pukul 21.30 wib. ya, kira-kira saat itu suasana di luar asrama masih ramai. salah satu teman kami DB sakit sehingga kami harus segera mengantarnya ke rumah sakit. walaupun pada saat itu kami sangat serius dengan permainan Playstation yang sedang kami mainkan secara bergantian alias Antri seperti antri BBM. hehehehe...
awalnya saya tidak percaya kalau teman DB sakit, karena sebelumnya kami sempat bersama-sama bermain seperti biasa. namun, selang beberapa menit DB balik ke kamarnya dan menggunakan jaketnya. saya pun belum bisa mengetahui kondisinya. saya hanya pikir " ah mungkin da sehat". itu saja yang ada dibenak saya. setelah 30 menit lagi, JWP masuk ke kamarnya DB dengan alih-alih bermain Facebook. namun, setelah JWP melihat kondisi yang kurang sehat langsung beliau memberikan informasi ini kepada kami. Tanpa menunggu aba-aba lagi kami mengambil satu keputusan tuk menuju rumah sakit.
BACA SELENGKAPNYA.....

20 June 2013

Share dari Peneliti Muda Asli Papua

kk kelly krey lgi pegang ular phyton Papua
Saat ini sangat jarang kita temui para peneliti asli mudah. ya, mungkin ada tapi keberadaan merek dapat dihitung dengan jari. Tidak seberapa kira-kira 1:10 masyarakat Papua. Ya, tidak banyak yang menggeluti bidang ini karena selain membutuhkan ketekunan dibutuhkan juga komitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab tanpa paksaan.
"Pekerjaan yang kita geluti tidak boleh ada paksaan dari pihak manapun", kata Kak Kely Krey yang saat itu menjadi pemateri sekaligus peneliti muda asli tanah Papua. Lanjutnya, "Tugas tersebut dilakukannya demi memenuhi kepuasan batin". Begitulah jadi seorang peneliti kalau sudah terlanjur cinta dengan pekerjaannya. Hal apapun pasti akan dilakukannya, bahkan nyawanya pun jadi taruhan.
BACA SELENGKAPNYA.....

13 June 2013

Sari Buah Merah Sebagai Anti Kanker Rahim dan Payudara

Pandanus conoideus Lam (buah merah) termasuk tanaman endemik yang hanya tumbuh di suatu daerah tertentu, banyak mengandung  senyawa antioksidan, antara lain betakaroten, tokoferol, virblastin, asam oleat, asam linoleat dan asam lemak tak jenuh.  Buah dari tumbuhan endemik di Papua ini telah digunakan untuk makanan, pewarna alami, kerajinan, kelengkapan upacara adat,  pengawet daging dan  sagu, serta obat oleh penduduk di wilayah Papua. Salah satu peneliti dan pengusaha buah merah, Drs. I Made Budi, M.Si., mengatakan buah merah hidup di paparan sahul di daerah Maluku Utara, Papua, Papua Nugini, dan Kepulauan Pasifik. Buah merah dengan kualitas terbaik terdapat di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 2500 meter di atas permukaan laut. “Buah ini bisa tumbuh mengalami anomali saat ditanam di tempat lain,” kata Ketua Jurusan Biologi Universitas Cenderawasih, Papua, ini.
BACA SELENGKAPNYA.....

02 June 2013

Fungsi Biologis Enzim

Enzim mempunyai berbagai fungsi bioligis dalam tubuh organisme hidup. Enzim berperan dalam transduksi signal dan regulasi sel, seringkali melalui enzim kinasedan fosfatase. Enzim juga berperan dalam menghasilkan pergerakan tubuh, denganmiosin menghidrolisis ATP untuk menghasilkan kontraksi otot. ATP-ase lainnya dalam membran sel umumnya adalah pompa ion yang terlibat dalam transpor aktif. Enzim juga terlibat dalam fungs-fungsi yang khas, seperti lusiferase yang menghasilkan cahaya pada kunang-kunang.
BACA SELENGKAPNYA.....

22 May 2013

SELULOSA DAN ENZIM SELULASE

Selulosa merupakan homopolisakarida dengan glukosa sebagai monomernya. Molekul selulosa berbentuk linier dan tak bercabang yang terdiri dari 10.000 sampai 15.000 unit D-glukosa (Lehninger, 2008).Perbedaan selulosa dengan amilosa yang juga polisakarida dari glukosa terletak pada konfigurasi residu glukosa penyusunnya.Selulosa tersusun dari residu-residu β-glukopiranosil yang dihubungkan dengan ikatan β(1à4), sedangkan amilosa oleh ikatan α(1à4) akibatnya terdapat perbedaan yang kontras dalam hal struktur dan sifat fisik keduanya. Gambar 2 di bawah menunjukkan perbedaan ikatan glikosidik glukosa yang terdapat pada amilosa dan selulosa.
a






Gambar 2  Struktur Amilosa (a) dan Struktur Selulosa (b)
(sumber: Lehninger, 2008)




Selulosa adalah senyawa organik yang paling melimpah di alam.Ada dua tipe dasar selulosa yang terdapat di alam, yaitu pektoselulosa dan lignoselulosa. Contoh pektoselulosa seperti rami yang mengandung 80% selulosa dan contoh lignoselulosa yang terdiri dari selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Sebagai senyawa utama penyusun dinding sel tanaman, selulosa mencakup sekitar 30% dari keseluruhan material tumbuhan (90% dari kapas dan 50% dari kayu merupakan selulosa).
Pemanfaatan selulosa telah dilakukan di berbagai bidang, diantaranya untuk produksi kertas, fiber, dan senyawa kimia turunannya untuk industri plastik, film fotografi, rayon, dan lainnya. Produk hidrolisis selulosa yaitu gula (glukosa) juga merupakan senyawa yang vital dalam industri bioproses. Oleh karena itu penggunaan selulosa sebagai sumber glukosa, di samping sebagai sumber energi terbarukan yang murah dan melimpah untuk berbagai keperluan semakin berkembang. Hidrolisis selulosa dapat dilakukan dengan menggunakan asam kuat maupun enzim selulase.Hewan herbivora dapat menggunakan selulosa sebagai bahan makanan karena memiliki rumen mikroflora untuk menghasilkan enzim selulase. Rumen mikroflora merupakan komunitas dari berbagai jenis mikroorganisme yang hidup di dalam perut hewan herbivora tersebut.
Selulase merupakan kumpulan dari beberapa enzim yang bekerja bersama untuk hidrolisis selulosa.Mikroorganisme tertentu menghasilkan partikel yang dinamakan selulosom. Partikel inilah yang akan terdisintegrasi menjadi enzim-enzim, yang secara sinergis mendegradasi selulosa (Belitz dkk, 2008). Sedikitnya ada tiga enzim yang terlibat dalam degradasi atau hidrolisis selulosa, yaitu endo-β-glukanase, ekso-β-glukanase, dan β-glukosidase. Nama lain dan fungsi dari enzim tersebut dalam hidrolisis selulosa dapat dilihat pada Tabel 2 di bawah ini.
Tabel 2 Komponen enzim di dalam kompleks enzim selulase
EC No.
Nama
Sinonim
Reaksi
3.2.1.4
Endo-β-glukanase
Faktor Cx; CMCase; 1,4-β-D-glukan glukanohidrolase
Endohidrolisis ikatan 1,4-β-D-glukosidik, membentuk glukosa dan selo-oligosakarida.
3.2.1.91
Ekso- β-glukanase
Faktor C1; avicelase; 1,4-β-D-glukan selobiohidrolase
Eksohidrolisis ikatan 1,4-β-D-glukosidik membentuk selobiosa dari selulosa atau 1,4-β-glukooligosakarida.
3.2.1.21
β-glukosidase
Selobiase; amygdalase
Hidrolisis residu β-D-glukosa terminal dalam β-glukan.
(sumber: Belitz dkk, 2008)

Pengelompokkan enzim selulase berdasarkan kespesifikan substrat masing-masing enzim yaitu: endo-β-1,4-glukanase (β-1,4-D-glukan-4-glukanohidrolase) menghidrolisis ikatan glikosidik β-1,4 secara acakterutama pada daerah amorf serat selulosa. Enzim ini dapat bereaksi dengan selulosa kristal tetapi kurang aktif. Selain itu, endo-β-1,4-glukanasetidak menyerang selobiosa, tapi menghidrolisis selodekstrin danselulosa yang telah dilunakkan dengan asam fosfat dan selulosa yang telah disubstitusi (seperti CMC). Enzim ini secara umum dikenal sebagai CMC-ase atau selulase Cx.
Enzim β-1-glukanase atau secara umum dikenal dengan selulase C1, menyerang ujung rantai selulosa nonpereduksi dan membebaskan selobiosa tetapi tidak menyerang selulosa yang disubstitusi. Sedangkan  enzim β-1,4-glukosidase (selobiase) menghidrolisis selobiosa dan rantai pendek selo-oligosakarida yang menghasilkan glukosa.
Tahapan-tahapan hidrolisis selulosa oleh selulase dapat dilihat pada Gambar 3.


  
Gambar 3 Tahapan-tahapan hidrolisis selulosa
(Sumber: Ghori, 2001).

Faktor C1 sangat diinhibisi oleh produknya, sehingga selobiase diperlukan agar hidrolisis selulosa dapat berlangsung. Selobiosa juga diinhibisi oleh produknya glukosa, sehingga hidrolisis sempurna selulosa hanya dapat dilakukan jika tersedia selobiosa dalam jumlah besar atau glukosa yang terbentuk segera dipisahkan.
BACA SELENGKAPNYA.....

19 May 2013

Download Alkitab Elektronik 2.7 Gratis


Tampilan Alkitab elektonik 2.7.
 Zaman sekarang merupakan zaman modern. zaman serba instan, banyak inovasi-inovasi modern yang tersaji seakan menggoda para konsumen untuk memilikinya. godaan di zaman ini sangatlah banyak, mulai dari telepon genggam hingga sampai ke komputer. Dengan menggunakan alat ini, kita bisa mengelilingi dunia dengan sekali klik. sampai-sampai ada yang menulis status demikian "untuk apa belajar di zaman modern ini, dengan sekali klik mouse kita sudah menggenggam dunia".  Suatu kalimat yang menggambarkan betapa mudahnya mengakses semua informasi dari seluruh dunia dengan bermodalkan Komputer dan Gadget yang terhubung ke situs Internet.
BACA SELENGKAPNYA.....

16 May 2013

QUORUM SENSING: Sistem komunikasi bakteri dan prosesnya..

proses pembentukan Biofilm pada bakteri.
Sistem komunikasi tidak hanya terjadi pada manusia dan jenis hewan multiseluler saja. Penelitian terbaru menyatakan bahwa makhluk hidup uniseluler juga memiliki sistem komunikasi. Bentuk komunikasi yang terjalin dengan begitu rapi dan terorganisir. Bakteri tidak bisa berbicara selayaknya manusia, namun mereka sendiri memiliki sistem komunikasi tersendiri yang dikenal dengan Quorum Sensing.
Quorum sendiri sebenarnya merupakan bentuk interaksi antar bakteri. Adanya Quorum sensing membuktikan bahwa bakteri pun menjalin komunikasi melalui sinyal yang di keluarkan (ekskresikan) oleh bakteri sehingga mereka saling kenal satu dengan yang lainnya. Sistem interaksi Quorum sensing mengakibatkan bakteri sejenis saling mengenal, saling berkomunikasi dan berkumpul di salah satu tempat. Sistem interaksi Quorum sensing mengakibatkan bakteri sejenis saling mengenal, saling berkomunikasi dan berkumpul di salah satu tempat. sinyal yang dihasilkan ini disebut Autoinducer. setiap spesies bakteri menghasilkan autoinducer yang berbeda sehingga sinyal yang dihasilkan oleh suatu bakteri akan dikenal oleh sesama spesies.
BACA SELENGKAPNYA.....

23 April 2013

Kick Andy Show: Orang Badui Pertama yang Sekolah

Di dalam ruang Gelap yang dilengkapi oleh berapa lampu yang menerangi sebagian panggung. Telah duduk seorang narasumber. Bergaya klasik dan mengundang pertanyaan setiap penonton yang telah hadir di dalam ruang itu. Lantunan lagu keroncong pun dinyanyikan oleh tim keroncong turunan protugis. Asyik sekali mendengar lantunan musik khas indonesia yang satu ini. Campuran musik Ukulele dan Bas yang mendominasi lantunan musik seakan membawa para hadirin untuk kembali bertolak ke masa 80-an. tapi asyik melihat sepasang suami istri berumur yang duduk di depan saya ikut bernyanyi sambil bergandengan tangan sambil mengikuti nyanyian keroncong.
BACA SELENGKAPNYA.....

12 April 2013

Busung Lapar di Papua akibat Sebuah ketergantungan...?

Waktu kian Silih berganti, informasi kelaparan kian timbul dan tenggelam di bumi cendrawasih yang konon katanya tanah surga, tanah yang diberikan untuk orang Keriting. Tanah yang selalu dipuja oleh orang pendatang dari berbagai negara datang ke tempat ini. Originalitas alamnya mampu memikat setiap hati. kesuburan tanahnya luar biasa, bahkan lantunan lagu Yance Rumbino pun mengatakan "jangankan alamnya, sungainya pun mengalirkan emas" sembari mengucapkan syukur kepada Tuhan.
Banyak orang  akan bertanya, "kenapa daerah yang subur dan kaya ini bisa mengalami kelaparan..?". hal yang  mengundang banyak perhatian dari berbagai belahan dunia manapun. Pasti terdengar aneh, tapi ini memang nyata dan terjadi di Papua. Setelah Yahukimo beberapa tahun yang silam. sekarang giliran tambraw, kabupaten pemekaran dari sorong. bahkan, informasi terbaru mengatakan bahwa di Yahukimo kembali terjadi busung lapar. Wah, ini benar-benar tidak masuk akal...? 
Setiap orang pasti punya persepsi yang berbeda-beda tentang hal tersebut diatas. Menurut persepsi pribadi saya, kelaparan ini bisa terjadi karena sebuah KETERGANTUNGAN yang telah diajarkan secara langsung oleh Pemerintah Pusat. Bantuan-bantuan BaMa dari pusat termasuk salah satu yang paling berpengaruh terhadap perubahan ekonomi masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut perlahan dapat merubah paradigma dari masyarakat sehingga perubahan pola hidup mulai terlihat di lingkungan masyarakat itu sendiri.
Bantuan Pusat pun semakin gencar di pelosok-pelosok tanah Papua, budaya bertani dan beternak pun mulai bergeser ke budaya  instan (bergantung). Budaya baru yang notabenenya mengharapkan sesuatu yang instan. Lahan yang dahulu hijau karena tanah pertanian kini hijau karena ilalang. Masyarakat yang sejak dahulu mengkonsumsi ubi, sagu, keladi, dll. mulai bergeser dan mengkonsumsi makanan impor dari pusat. Beras pun menjadi makanan kelas elit di daerah-daerah.
Ironisnya lagi, daerah yang notabenenya sudah memiliki makanan lokal seakan dipaksa secara tidak langsung untuk mengkonsumsi bahkan menanam padi. Hal yang sangat disayangkan, bila pemerintah daerah masing-masing memperlakukan cara ini. Alangkah baiknya,  sektor pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan mengoptimumkan komoditas-komoditas lokal  yang selama ini menjadi primadona di tiap daerah masing-masing.
Dari persepsi diatas, ada sedikit solusi yang ingin saya paparkan bahwa, bila ada bantuan berlebih dari pusat dalam rangka penanganan kasus busung lapar maka hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pelatihan-pelatihan tentang pentingnya ketahanan pangan lokal. Bila perlu diberikan materi tentang  kandungan dari tanaman lokal serta potensi pengolahan dan pemasaran. Disamping itu,  diperlukan pembimbingan agar dapat menciptakan inovasi-inovasi dari hasil pangan lokal tersebut.
Cara tersebut diatas menurut saya merupakan langkah yang tepat agar dapat keluar dari kasus busung lapar yang terjadi secara berulang di Papua.


BACA SELENGKAPNYA.....

01 April 2013

Cara Merekam Lagu dari Pita Kaset ke Format Mp3

hardware yg dibutuhkan : 
1. komputer
2. Tape Player
3. Kabel RCA stereo (Konektor 2 RCA dan Mini Jack Konektor)
4. Jack Adapter
5. Kaset
Tape player

BACA SELENGKAPNYA.....

Penguraian selulosa paling baik dari Pegunungan Papua

Selulosa merupakan homopolisakarida yang terbentuk dari 10.000 hingga 15.000 unit D-glukosa yang dihubungkan melalui ikatan β-1,4 glikosidik sehingga membentuk linier dan tidak bercabang.  

selulosa banyak terdapat di alam, contohnya seperti alang-alang, sabuk kelapa, tandan kosong kelapa, batang sagu, kayu, dan lain-lain. sebagian besar komposisi dari contoh diatas terdiri dari selulosa. Dari contoh diatas dapat kita ketahui bahwa selulosa itu sangat melimpah di alam. namun, pada kenyataannya dapat dilihat bahwa penggunaan selulosa sangat terbatas.
BACA SELENGKAPNYA.....

spesifikasi komputer Khusus untuk desiain grafis dan animator (pemula & menengah)


setiap orang pasti punya impian untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan. baik dalam waktu yang dekat maupun dalam waktu yang cukup lama. semuanya itu tentu dibarengi dengan dukungan finansial.  kata orang, "'teknik/skill saja tra cukup kalo tidak didukung dengan finansial". ya, kira-kira bgitulah..... hehehehee...


berikut ini adalah spesifikasi komputer yang za rekomendasikan untuk komputer yang dikhususkan untuk  animator. ya, mungkin ini juga spek impian saya. tapi tra tau kapan baru barang ini milik nanti..hehehhe...


Rincian Dana:
ASUS Motherboard:  Socket AM3 / AM3+.  = Rp 3,473,800
Processor :  AMD Vishera FX-8350 4.0GHz 8-Cores = Rp 1.951.000,00
Processor cooler: Noctua NH-C14 = Rp.782.000,-
VGA: HIS HD 7850 2Gb DDR5 Ati Radeon PCI Exp = Rp. 2.128.000
RAM:  kingston 8GB DDR3 = Rp. 800.000,-
HDD: TOSHIBA 2tb Storage Device Internal = Rp 1,400,000
Power supply + casing CPU = Rp. 1.200.000
DVD room = Rp. 700.000

BACA SELENGKAPNYA.....

06 March 2013

ANAK KECIL LAHIR CACAT AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH YANG TRA BENAR

Di kesempatan ini saya ingin memberikan sedikit pandangan menurut ilmu yang pernah saya dapatkan selama ini. hal ini bukan karena saya tidak meyakini hal-hal mistis yang terjadi di daerah sana, terutama di Timika-Papua. pada tahun 2012 yang lalu, ada beredar video bayi yang lahir tanpa tengkorak kepala yang lengkap (bolong tengah). waktu itu, video tersebut saya lihat secara tidak sengaja saat teman (pacar) saya menyimpannya di dalam laptop. 
saya sangat terkejut melihat video tersebut. tidak hanya itu, saya juga sangat ketakutan pada waktu itu. melihat badan si bayi yang baru lahir itu sudah berotot, terus nada suaranya sekilas terdengar seperti suara orang tua.
BACA SELENGKAPNYA.....

21 February 2013

Piluh, Hilang dan kapan kembali SEMANGATKU

Memang akhir-akhir ini saya merasa sedikit tertekan. Saat malam, Tidur pun tidak terasa, begitu pula dengan siang. Waktu ini terasa sangat cepat pergi berlalu tanpa pamit. Bingung rasanya, apakah selama ini saya tertidur berselimutkan awan malam..?.  Pilu terasa sampe di tulang, seakan menembus jantung yang penuh dengan harapan.   Entah apalah itu, yang saya rasakan ini adalah rasaku, bukan rasamu.  Hanya saya yang tau rasa itu, Rasa yang sangat menyiksa jiwa. Hidup dimasa-masa seperti itu sangat tidak memberikan harapan yang pasti,  seakan mengejar mimpi yang belum tentu benar adanya.
Tidak seorang pun mengetahui misteri kehidupannya. Saya pun demikian,  tidak pernah mengira kalau masa sperti ini akan saya lalui. Sungguh, orang bilang “hidup itu misteri yang harus diungkap” itu memang benar adanya.  Menempuh jalan yang tidak seorangpun mengetahui kecuali Bapa yang menciptakanku. ini merupakan sejarah dalam kehidupan saya. Melewatkan waktu berharga dengan kegiatan yang tidak berarti. Hati kecilku berkata “Robi, ini bukan dirimu sebenarnya, kamu adalah orang yang menghargai waktu”. Tapi apa dayaku, nasib berkata lain. Diakhir bahagiaku, sedihku pun ku genggam. Perlahan, satu persatu orang yang menjadi panutan, penasehat, sekaligus mativatorku pulang kembali ke pangkuan sang Pencipta.
Lengkaplah semua penderitaanku, “siapa ka, harapanku selanjutnya..?” sahutku dengan nada suara yang putus-putus. Semangatku pergi berlalu. Jauh.....!! diatas awan-awan, yang makin lama makin tidak jelas. Kata yang tepat untukku saat-saat tersebut adalah “MENUNGGU” hingga semangat itu kembali ke sisiku bersama waktu yang sili berganti. Sambil berharap ada mukjizat yang datang secara tak terduga. Tentunya uluran yang tulus, tanpa pamri.
Di kesempatan lain, saya menyadari kalau saat ini merupakan saat yang paling menentukan masa depan. Kalau saya menyerah dengan keadaan ini, maka saya adalah orang yang dilahirkan untuk lari dari masalah. Perasaan gunda-gulana,  terus menerpa sudut-sudut hati seakan berusaha untuk meluluhkan sisa-sisa semangat yang  tersimpan.
Sore ini, saya duduk termenung di dalam kamar yang terlihat sempit. Sempit karena penuh dengan tumpukan-tumpukan buku yang tidak  saya butuhkan saat-saat tersebut. Teringat sekali di ingatan, pesan yang pernah diberikan oleh seorang pendeta kepada mahasiswa Papua, di Aula Kamasan Papua Bogor bahwa, “hidup itu seimbang, ada kalanya kita senang. Adapula waktunya untuk kita bersedih” semua berjalan dengan dinamis. Di sela-sela kesempatan tersebut pendeta juga mengatakan bahwa kebanyakan orang menikmati hidup disaat orang tersebut dilanda masalah sehingga ingatan tersebut memberikan kesan bahwa susah itu sangat menyulitkan dan memberikan kesan yang buruk. Seandainya bila orang mau menikmati kesenangan maka mereka akan mengetahui betapa indahnya kesenangan itu. Keduanya berjalan secara dinamis, tergantung dari pribadi kita masing-masing  untuk memaknainya, sahut pendeta diakhir khotbahnya.
Saya baru sadar kalau itu hanya cobaan bagiku. Saya harus lebih kuat dan berani melewati semua dengan penuh semangat. Mungkin selama ini saya tidak terlalu memaknai hidup dan terlalu terbawa kesenangan belaka. Bagiku, hal ini merupakan kenangan paling tidak mengenakan sekaligus paling berharga karena tidak semua orang merasakan hal yang sama. Pengalaman yang tidak bisa dibeli oleh uang, berapa pun harganya.

BACA SELENGKAPNYA.....

05 February 2013

PERANTAU: Gelar itu penting tapi Skill lebih penting

Mama Papua Lagi anyam noken 
Menjadi mahasiswa dan memperoleh gelar sarjana merupakan kebanggaan banyak orang. terutama saat pelajar dong su kelas tiga    SMA atau SMK dan sederajat lainnya. hal itu menjadi buah bibir di dong pu kalangan. duduk tukar pikiran tentang kampus-kampus yang bagus di tempat tujuan mereka menimbah ilmu nantinya. agar kelak dong tra salah pilih kampus saat masuk ke jenjang berikutnya.
Pokoknya banyak skali target yang dong bikin. biar nanti dong selesai sesuai target yang telah ditetapkan. ditambah lagi dengan orang tua dong pu nasehat macam bikin kitong seakan bernafsu untuk menjalani sebagai mahasiswa dengan penuh semangat. namun, kata orang "jalan itu tidak selalu mulus". disana pasti torang temukan banyak-banyak kerusakan walaupun banyak orang setiap hari melewati jalan itu. begitu juga deng kitong pu hidup semasa kuliah, banyak masalah dan rintangan yang selalu menghadangi di depan. tapi, jangan salah, masalah itu membawa mereka tuk menyadari betapa pentingnya mereka. semakin banyak masalah yang dong hadapi maka mereka akan semakin banyak pengalaman & banyak berpikir sehingga akan menjadi modal yang plus kelak nanti.
Masalah-masalah ini juga sering membedakan cepat-lambatnya seorang dalam menyelesaikan masalah tersebut. sering juga masalah ini menjadi penghambat dalam perkuliahan seseorang sehingga menambah dong pu beban dalam berpikir maupun bertindak dimana saja dong ada. kalau sa boleh bilang ini menjadi batu sandungan buat dorang yang lambat dalam menyelesaikan studinya. di tambah lagi ada tekanan-tekanan yang datang dari kiri dan kanan. seakan bikin otak macam mau taputar ka..?. tapi, jangan takut dan yakin bahwa ko bisa mengatasi masalah yang ko hadapi itu. yakin dan berusaha bahwa ko bisa melewati itu dengan ko pu cara sendiri karena masing-masing orang itu punya cara sendiri tuk menyelesaikan masalah yang dong hadapi sendiri.
Banyak mahasiswa yang berpikir tuk menyelesaikan dong pu perkuliahan dengan nilai IPK yang memuaskan bahkan kumlaud.  kenapa tidak, karena itu akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri ketika suatu saat ko kembali ke daerah. bahkan IPK ini sangat membantu ko saat mau melamar pekerjaan. untuk mencapai target itu, banyak orang rela menghabiskan seluruh waktunya tuk belajar. 

yang menjadi pertanyaannya.. apakah itu yang sebenarnya dibutuhkan oleh orang tua dong disana....?
Menurut sa pu pendapat, dapat IPK yang bagus tu merupakan hal yang luar biasa skali karena disana kitong pu kualitas secara individu memang teruji secara teoritis. tapi  ko akan jadi lebih luar biasa kalau ko bisa menjadi contoh bagi ko pu masyarakat disana dan bisa berbagi ko pu skill itu bersama masyarakat disana biar dong juga bisa merasakan dan menerima skill itu. seperti mencari soft skill dan hard skill lainnya yang akan menjadi tenaga alternatif. masyarakat dong butuh bukti yang nyata bukan hanya sekedar nilai yang tidak teruji secara nyata di depan masyarakat.
kadang tong dsini pu waktu luang yang banyak skali. apalagi kalau su libur tu trada kerjaan sama sekali. pekerjaannya paling hanya bangun, tidur, makan, nonton. bgitu-bgitu saja. mungkin waktu itu kita bisa gunakan tuk mengasah kitong pu skil di bidang yang laen (diluar jurusan di kampus) yang minimal kira-kira dapat menambah wawasan buat ko dan lebih bagus lagi kalau ilmu itu dapat ko terapkan di ko pu daerah atau ko pu tempat tinggal nantinya.
tidak perlu cari pekerjaan yang susah, mungkin belajar perbaiki hp, komputer, TV, DVD, Tape, dll. tuk mengisi ko pu waktu luang. bukan ka..? hal diatas ini akan berguna nanti ..? 


"yang sebenarnya masyarakat dong harapkan itu, suatu bukti yang nyata bukan teori"

God Bless





BACA SELENGKAPNYA.....

27 January 2013

Pace Kaliabo Keracunan Makanan

pace satu ne da keracunan makanan sampe su nafas-nafas terakhir jadi dia minta maaf ke dia pu maitua.
Pace: "mama, saya minta maaf e..? krn sa selingkuh dengan ko pu teman dekat Mince. 
Mace: tra papa bapak
Pace: dengan ko pu adik Omni deng Sarlota juga.
Mace: iyo, sa su tau juga
Pace: dengan ko pu tanta Aksamina juga
Mace: Pace, pokoknya trapa2, smua sa su dengar. yang penting skrang ni bapak tenangkan pikiran dan bapa tidur diam saja. biarkan racun yang mama campur dengan makanan itu bekerja dengan baik.

hahahhaa..... pace ko rasa ka trada...? hahahaha

HAAAA...

BACA SELENGKAPNYA.....

Nene Ompong Naik Ojek

satu hari seorang nenek yang gigi ompong ne da naik ojek dari pasar ke rumah. Dalam perjalanan, ojek ngebut.
Nene bilang: "ade lali felan-felan... 
baru ojek lari pelan-pelan.
karena lari terlalu lama jalan dan nene mungkin bosan  jadi nene tanya: "ade, ini lali fake kiki belafa..?"
ojek su terlalu emosi jadi ojek bilang: "ni lali fake kiki omfong...!!"

hahahahha... moga terhibur..

BACA SELENGKAPNYA.....

26 January 2013

Sebuah Sayatan di Hati

tataplah hari depan dengan segala harapan
Dulu, waktu sa masih kecil. suasana di kampung aman skali. Da pu masyarakat paling ramah, kalau ada yang mau pindahkan rumah atau ada yang punya pekerjaan yang tidak bisa dikerjakan sendiri tu dong saling bantu. Pokoknya paling rukun sudah. Ditambah lagi dengan da pu tatanan budaya teratur rapi. Anak-anak muda paling patuh terhadap orang tua di kampung, apalgi kepada kepala adat (kepala desa) itu dong paling hormati skali. Kalau kepala desa suruh kerja, dong smua rame-rame turun kerja. Diiringi dengan nyanyian adat “Yu Waita”. Nyanyian ini seakan membakar semangat para pekerja untuk menyelesaikan tugas mereka. Sebesar apapun dong pu tugas. Kalo dong su waita tu, tra lama lagi pekerjaan itu akan selesai. 
Sungguh, suasana yang aman dan tentram. Pagi kalo matahari terbit tu,  da pu awan susun rapi di kaki  gunung seakan seperti tentara dong baris baru kasih selamat pagi buat anak-anak sekolah yang dari dari pelosok dusun. Melewati kabut awan yang menutupi sepanjang dong pu perjalanan. Sa ingat skali, kalo pagi tu da pu dingin macam bikin tong tra kuat jalan. Kaki keram. Tapi bagi anak sekolah, itu merupakan hal yang biasa. Saat pagi sperti itu da pu gunung tu terlihat cerah skali. Trada awan yang tutup karena da pu awan su turun tuk memberikan salam bagi warga situ. Terdengar suara kecil-kecil  di bawah kaki gunung yang awalnya satu suara. Lama-lama menjadi dua suara dan menjadi sekelompok suara yang serentak dong menyanyikan. Ternyata itu adalah “yu waita” yang dinyanyikan oleh sekelompok anak kecil yang sedang pergi ke sekolah tuk menimbah ilmu. Melewati  gumpalan-gumpalan awan yang menutupi sepanjang perjalanan itu. Ternyata lagu itu  merupakan penyemangat mereka. Lagu itu juga memberikan isyarat kepada teman-teman seumuran yang laen untuk segera bersiap dan bersama tuk menuju tempat dimana dong menimbah ilmu.
Suasana saat itu kental dengan budaya, ada sa pu teman-teman yang pake koteka ke sekolah. Waktu SD kelas satu, dua. Itu bukan merupakan suatu yang baru bagi tong anak pribumi karena memang hal itu sudah biasa dan itu memang tong pu budaya. Tapi sayang, hal itu lama-kelamaan mulai hilang. Sejalan dengan datangnya banyak guru-guru dan pedagang dari luar. Dong wajibkan kepada anak sekolah tuk berpakian sekolah. Padahal, itu adalah tong warga pribumi pu pakean. Dong bilang itu tra boleh karena kurang bagus tuk dilihat. Ditambah lagi dengan masuknya jalan raya dari kota besar yang melewati sa pu kampung. Seakan membuat semua yang jauh menjadi dekat. Dulu Nabire tu tong rasa paling jauh, tapi sekarang hanya berapa jam saja su sampe lewat jalan darat. Banyak barang-barang baru masuk dari luar. Membuat warga setempat tergoda dan bernafsu untuk memiliki barang tersebut. Tidak terasa, perlahan tong pu tatanan budaya yang tersusun rapi tu mulai hancur. Anak-anak mudah su mulai gabung dengan orang luar. Anak-anak itu terhanyut dengan iming-iming yang dong kasih.  Dampaknya, apapun yang orang tua dong kasih tau tu anak mudah su tra mau ikut. Dong su rasakan sesuatu yang lebih enak, disana dong dapat imbalan “mege” (uang) dengan gampang. Dong kerja sedikit su dapat uang. Sapa juga yang tra mau kalau seperti itu. Pekerjaan yang dulu dong biasa kerja secara sukarela itu mulai berubah.
Orang tua dong suruh kerja bakti, anak muda dong bilang “mana uang”. Seakan uang itu menjadi tuan mereka. Dong melawan ke orang tua, baru dong bilang “kam mau bayar pake uang apa..? bikin rugi kita pu tenaga saja”. Banyak anak muda menjadi kurir bagi orang pendatang di sa pu tempat. Banyak juga yang lupa tuk pergi ke sekolah. Bagi mereka, yang penting su ada uang tu su cukup. Untuk apa pergi ke sekolah tiap pagi tabrak awan dan angin. Bikin rugi saja, lebih baik kerja sdikit tapi dapat mege. Itu sudah lebih dari cukup. Lama- lama, itu menjadi kebiasaan yang susah dirubah. Sampai-sampai, dong mau jual dong pu tanah. Bagaimana tidak, iming-iming yang dong kasih juga menggiurkan. Dong tra sadar, kalau hidup itu tidak hanya sekarang saja. kam pu anak mau taruh dimana..?. pedagang su mulai menempati tanah yang dong su beli tadi, di sana dong jual barang-barang lebih mahal 2 kali lipat. (Bersambung…)



BACA SELENGKAPNYA.....