19 June 2014

FITOKIMIA


Tumbuhan menghasilkan berbagai macam senyawa kimia organik berupa metabolit sekunder. Metabolit sekunder merupakan senyawa metabolit yang tidak esensial bagi pertumbuhan organisme dan ditemukan dalam bentuk yang unik atau berbeda-beda antara spesies yang satu dan lainnya. Kebanyakan tumbuhan menghasilkan metabolit sekunder, metabolit sekunder juga dikenal sebagai hasil metabolism alamiah. Hasil dari metabolit sekunder lebih kompleks dibandingkan dengan metabolit primer. Berdasarkan asal biosintetiknya, metabolit sekunder dapat dibagi ke dalam tiga kelompok besar yakni terpenoid (triterpenoid, steroid, dan saponin) alkaloid dan senyawa-senyawa fenol (flavonoid dan tanin) (Simbala, 2009).
Skrining fitokimia adalah pemeriksaan kimia secara kualitatif terhadap senyawa-senyawa aktif biologis yang terdapat dalam simplisia tumbuhan. Senyawa-senyawa tersebut merupakam senyawa organik, oleh karena itu skrining terutama ditujukan terhadap golongan senyawa organik seperti alkaloida, glikosida flavonoida, tannin saponin, triterpenoid, dan steroid. Teknik penapisan dapat membantu langkah fitofarmakologi melalui seleksi awal pemeriksaan tumbuhan untuk membuktikan ada tidaknya senyawa kimia tertentu dalam tumbuhan tersebut (Fernworth, 1966).

Alkaloid

Alkaloid merupakan golongan zat tumbuhan sekunder terbesar. Pada umumnya alkaloid mencakup senyawa yang bersifat basa yang mengandung satu atau lebih atom nitrogen dan biasanya terdapat dalam gabungan maupun sistem siklik. Kebasaan alkaloid menyebabkan senyawa tersebut sangat mudah mengalami dekomposisi terutama oleh panas dan sinar dengan dibantu oleh oksigen. Adanya alkaloid dalam daun atau buah diketahui dari rasa pahitnya di lidah (Harborne, 1987)


Plavonoid

Plavonoid merupakan salah satu golongan fenol alam yang terbesar. plavonoid umumnya terdapat di dalam tumbuhan, terikat pada gula sebagai glikosida sebagai aglikon. Plavonoid terdapat di dalam tumbuhan sebagai campuran sehingga jarang dijumpai sebagai bentuk tunggal. Senyawa ini mencakup banyak pigmen pada tumbuhan, seperti pigmen bunga sehingga dapat menarik perhatian burung dan serangga penyerbuk bunga. Selain itu, plavonoid bergungsi sebagai pengatur tumbuh, pengatur fotosintesis, bersifat antimikroba dan antivirus. Dalam tubuh, plavonoid berfungsi menghambat enzim lipooksigenase yang berperan dalam biosintesis prostagaldin. Hal ini disebabkan karena plavonoid merupakan senyawa pereduksi yang baik sehingga menghambat reaksi oksidasi (Robinson, 1995).


steroid dan Triterpenoid

Triterpenoid  adalah senyawa yang kerangka karbonnya berasal dari enam satuan isoprena dan secara biosintesis  diturunkan  dari  hidrokarbon C-30  asiklik, yaitu skualena, senyawa ini tidak berwarna, berbentuk kristal, bertitik leleh tinggi dan bersifat optis  aktif, senyawa  triterpenoid  dapat  dibagi menjadi empat golongan, yaitu: triterpen  sebenarnya,  saponin, steroid, dan  glikosida  jantung. Senyawa ini berstruktur siklik, kebanyakan berupa alkohol, aldehid atau asam karboksilat. Uji yang banyak digunakan adalah reaksi Lieberman-Buchard (anhidrida asetat-H2SO4 pekat) yang dengan kebanyakan triterpen dan sterol memberikan warna hijau- biru. Inti steroid  sama dengan inti triterpenoid  tetrasiklik. Steroid  alkohol  biasanya disebut dengan sterol. Sterol adalah triterpena yang kerangka dasarnya cincin  siklopentana  perhidrofenantrena. Dahulu  steroid dianggap  sebagai  senyawa  hormone (asam empedu), tetapi sekarang  banyak ditemukan pada jaringan tumbuhan. (Harborne,1987). Steroid
banyak digunakan sebagai obat antara lain untuk mengobati gangguan kulit, diabetes, gangguan menstruasi, malaria dan antiinflamasi. Pada umumnya steroid berfungsi sebagai hormon.

Saponin
Saponin diberi nama demikian karena sifatnya menyerupai sabun. Saponin adalah senyawa aktif permukaan yang kuat dan menimbulkan busa, jika dikocok dengan air. Beberapa saponin bekerja sebagai antimikroba. Saponin merupakan senyawa glikosida kompleks yaitu senyawa hasil kondensasi suatu gula dengan suatu senyawa hidroksil organik yang apabila dihidrolisis akan menghasilkan gula (glikon) dan non-gula (aglikon). Saponin ini terdiri dari dua kelompok yaitu Saponin triterpenoid dan saponin steroid. Kedua jenis saponin ini larut dalam air dan etanol, tetapi tidak larut dalam eter (Robinson, 1995)

Tanin

Struktur umum Tanin
Senyawa tanin termasuk ke dalam senyawa polifenol. Senyawa tannin dibagi ke dalam dua yaitu tannin yang terhidrolisis dan tannin yang terkondensasi. Pada tanaman tannin berfungsi sebagai sistem pertahanan dari predator, contohnya pada buah yang belum matang akan terasa sepat dan asam. Hal ini merupakan sifat umum tannin yang bersifat asam dan sepat. Selain itu, tannin juga dapat mengendapkan protein, alkaloid, dan glatin. Senyawa ini berfungsi sebagai antimikroba, antidiare, antihelmintik (Tiwari et all, 2011). Tannin juga dapat membentuk khelat dengan logam secara stabil sehingga jika manusia kebanyakan mengonsumsi makanan yang mengandung tannin maka zat besi pada darah akan berkurang sehingga menyebabkan anemia (Hangerman, 2002).

1 comment:

  1. FunVaxThe Program The Government Doesn't Want You To Know About
    Skip to content
    Home
    About
    The Authors
    Fundraising for FunVax Documentary –
    Posted on December 10, 2012by funvax
    We stopped posting to this blog about a year ago at the request of Joey Lambardi’s lawyer, but we feel that this information needs to get out there and that it is more important for the truth to be told, so we are updating this blog only to promote this documentary about FunVax and Joey Lambardi. The filmmaker is raising money to help finish the film, so if you are interested in finding out the truth about FunVax and concerned about the use of government made viruses to alter people’s believes and behavior, please check out his kickstarter page and pre-order a DVD. This is important, please do this and help us bring the truth to light!

    http://www.kickstarter.com/projects/1220299829/funvax-a-film-about-the-conspiracy

    Share this:

    ReplyDelete

Terimakasih atas kunjungan anda. Silahkan berikan tanggapan/saran/sanggahan/motivasi atau apapun yang berkaitan dengan postingan diatas. Mohon maaf, Apabila mengandung Komentar yang bersifat:
1. Pornografi.
2. Rasisme.
3. SPAM.
4. atau Apapun yang menyinggung orang/pihak lain maka komentarnya akan dihapus. Terimakasih