20 June 2013

Share dari Peneliti Muda Asli Papua

kk kelly krey lgi pegang ular phyton Papua
Saat ini sangat jarang kita temui para peneliti asli mudah. ya, mungkin ada tapi keberadaan merek dapat dihitung dengan jari. Tidak seberapa kira-kira 1:10 masyarakat Papua. Ya, tidak banyak yang menggeluti bidang ini karena selain membutuhkan ketekunan dibutuhkan juga komitmen dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab tanpa paksaan.
"Pekerjaan yang kita geluti tidak boleh ada paksaan dari pihak manapun", kata Kak Kely Krey yang saat itu menjadi pemateri sekaligus peneliti muda asli tanah Papua. Lanjutnya, "Tugas tersebut dilakukannya demi memenuhi kepuasan batin". Begitulah jadi seorang peneliti kalau sudah terlanjur cinta dengan pekerjaannya. Hal apapun pasti akan dilakukannya, bahkan nyawanya pun jadi taruhan.
BACA SELENGKAPNYA.....

13 June 2013

Sari Buah Merah Sebagai Anti Kanker Rahim dan Payudara

Pandanus conoideus Lam (buah merah) termasuk tanaman endemik yang hanya tumbuh di suatu daerah tertentu, banyak mengandung  senyawa antioksidan, antara lain betakaroten, tokoferol, virblastin, asam oleat, asam linoleat dan asam lemak tak jenuh.  Buah dari tumbuhan endemik di Papua ini telah digunakan untuk makanan, pewarna alami, kerajinan, kelengkapan upacara adat,  pengawet daging dan  sagu, serta obat oleh penduduk di wilayah Papua. Salah satu peneliti dan pengusaha buah merah, Drs. I Made Budi, M.Si., mengatakan buah merah hidup di paparan sahul di daerah Maluku Utara, Papua, Papua Nugini, dan Kepulauan Pasifik. Buah merah dengan kualitas terbaik terdapat di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 2500 meter di atas permukaan laut. “Buah ini bisa tumbuh mengalami anomali saat ditanam di tempat lain,” kata Ketua Jurusan Biologi Universitas Cenderawasih, Papua, ini.
BACA SELENGKAPNYA.....

02 June 2013

Fungsi Biologis Enzim

Enzim mempunyai berbagai fungsi bioligis dalam tubuh organisme hidup. Enzim berperan dalam transduksi signal dan regulasi sel, seringkali melalui enzim kinasedan fosfatase. Enzim juga berperan dalam menghasilkan pergerakan tubuh, denganmiosin menghidrolisis ATP untuk menghasilkan kontraksi otot. ATP-ase lainnya dalam membran sel umumnya adalah pompa ion yang terlibat dalam transpor aktif. Enzim juga terlibat dalam fungs-fungsi yang khas, seperti lusiferase yang menghasilkan cahaya pada kunang-kunang.
BACA SELENGKAPNYA.....

22 May 2013

SELULOSA DAN ENZIM SELULASE

Selulosa merupakan homopolisakarida dengan glukosa sebagai monomernya. Molekul selulosa berbentuk linier dan tak bercabang yang terdiri dari 10.000 sampai 15.000 unit D-glukosa (Lehninger, 2008).Perbedaan selulosa dengan amilosa yang juga polisakarida dari glukosa terletak pada konfigurasi residu glukosa penyusunnya.Selulosa tersusun dari residu-residu β-glukopiranosil yang dihubungkan dengan ikatan β(1à4), sedangkan amilosa oleh ikatan α(1à4) akibatnya terdapat perbedaan yang kontras dalam hal struktur dan sifat fisik keduanya. Gambar 2 di bawah menunjukkan perbedaan ikatan glikosidik glukosa yang terdapat pada amilosa dan selulosa.
a






Gambar 2  Struktur Amilosa (a) dan Struktur Selulosa (b)
(sumber: Lehninger, 2008)




Selulosa adalah senyawa organik yang paling melimpah di alam.Ada dua tipe dasar selulosa yang terdapat di alam, yaitu pektoselulosa dan lignoselulosa. Contoh pektoselulosa seperti rami yang mengandung 80% selulosa dan contoh lignoselulosa yang terdiri dari selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Sebagai senyawa utama penyusun dinding sel tanaman, selulosa mencakup sekitar 30% dari keseluruhan material tumbuhan (90% dari kapas dan 50% dari kayu merupakan selulosa).
Pemanfaatan selulosa telah dilakukan di berbagai bidang, diantaranya untuk produksi kertas, fiber, dan senyawa kimia turunannya untuk industri plastik, film fotografi, rayon, dan lainnya. Produk hidrolisis selulosa yaitu gula (glukosa) juga merupakan senyawa yang vital dalam industri bioproses. Oleh karena itu penggunaan selulosa sebagai sumber glukosa, di samping sebagai sumber energi terbarukan yang murah dan melimpah untuk berbagai keperluan semakin berkembang. Hidrolisis selulosa dapat dilakukan dengan menggunakan asam kuat maupun enzim selulase.Hewan herbivora dapat menggunakan selulosa sebagai bahan makanan karena memiliki rumen mikroflora untuk menghasilkan enzim selulase. Rumen mikroflora merupakan komunitas dari berbagai jenis mikroorganisme yang hidup di dalam perut hewan herbivora tersebut.
Selulase merupakan kumpulan dari beberapa enzim yang bekerja bersama untuk hidrolisis selulosa.Mikroorganisme tertentu menghasilkan partikel yang dinamakan selulosom. Partikel inilah yang akan terdisintegrasi menjadi enzim-enzim, yang secara sinergis mendegradasi selulosa (Belitz dkk, 2008). Sedikitnya ada tiga enzim yang terlibat dalam degradasi atau hidrolisis selulosa, yaitu endo-β-glukanase, ekso-β-glukanase, dan β-glukosidase. Nama lain dan fungsi dari enzim tersebut dalam hidrolisis selulosa dapat dilihat pada Tabel 2 di bawah ini.
Tabel 2 Komponen enzim di dalam kompleks enzim selulase
EC No.
Nama
Sinonim
Reaksi
3.2.1.4
Endo-β-glukanase
Faktor Cx; CMCase; 1,4-β-D-glukan glukanohidrolase
Endohidrolisis ikatan 1,4-β-D-glukosidik, membentuk glukosa dan selo-oligosakarida.
3.2.1.91
Ekso- β-glukanase
Faktor C1; avicelase; 1,4-β-D-glukan selobiohidrolase
Eksohidrolisis ikatan 1,4-β-D-glukosidik membentuk selobiosa dari selulosa atau 1,4-β-glukooligosakarida.
3.2.1.21
β-glukosidase
Selobiase; amygdalase
Hidrolisis residu β-D-glukosa terminal dalam β-glukan.
(sumber: Belitz dkk, 2008)

Pengelompokkan enzim selulase berdasarkan kespesifikan substrat masing-masing enzim yaitu: endo-β-1,4-glukanase (β-1,4-D-glukan-4-glukanohidrolase) menghidrolisis ikatan glikosidik β-1,4 secara acakterutama pada daerah amorf serat selulosa. Enzim ini dapat bereaksi dengan selulosa kristal tetapi kurang aktif. Selain itu, endo-β-1,4-glukanasetidak menyerang selobiosa, tapi menghidrolisis selodekstrin danselulosa yang telah dilunakkan dengan asam fosfat dan selulosa yang telah disubstitusi (seperti CMC). Enzim ini secara umum dikenal sebagai CMC-ase atau selulase Cx.
Enzim β-1-glukanase atau secara umum dikenal dengan selulase C1, menyerang ujung rantai selulosa nonpereduksi dan membebaskan selobiosa tetapi tidak menyerang selulosa yang disubstitusi. Sedangkan  enzim β-1,4-glukosidase (selobiase) menghidrolisis selobiosa dan rantai pendek selo-oligosakarida yang menghasilkan glukosa.
Tahapan-tahapan hidrolisis selulosa oleh selulase dapat dilihat pada Gambar 3.


  
Gambar 3 Tahapan-tahapan hidrolisis selulosa
(Sumber: Ghori, 2001).

Faktor C1 sangat diinhibisi oleh produknya, sehingga selobiase diperlukan agar hidrolisis selulosa dapat berlangsung. Selobiosa juga diinhibisi oleh produknya glukosa, sehingga hidrolisis sempurna selulosa hanya dapat dilakukan jika tersedia selobiosa dalam jumlah besar atau glukosa yang terbentuk segera dipisahkan.
BACA SELENGKAPNYA.....

19 May 2013

Download Alkitab Elektronik 2.7 Gratis


Tampilan Alkitab elektonik 2.7.
 Zaman sekarang merupakan zaman modern. zaman serba instan, banyak inovasi-inovasi modern yang tersaji seakan menggoda para konsumen untuk memilikinya. godaan di zaman ini sangatlah banyak, mulai dari telepon genggam hingga sampai ke komputer. Dengan menggunakan alat ini, kita bisa mengelilingi dunia dengan sekali klik. sampai-sampai ada yang menulis status demikian "untuk apa belajar di zaman modern ini, dengan sekali klik mouse kita sudah menggenggam dunia".  Suatu kalimat yang menggambarkan betapa mudahnya mengakses semua informasi dari seluruh dunia dengan bermodalkan Komputer dan Gadget yang terhubung ke situs Internet.
BACA SELENGKAPNYA.....

16 May 2013

QUORUM SENSING: Sistem komunikasi bakteri dan prosesnya..

proses pembentukan Biofilm pada bakteri.
Sistem komunikasi tidak hanya terjadi pada manusia dan jenis hewan multiseluler saja. Penelitian terbaru menyatakan bahwa makhluk hidup uniseluler juga memiliki sistem komunikasi. Bentuk komunikasi yang terjalin dengan begitu rapi dan terorganisir. Bakteri tidak bisa berbicara selayaknya manusia, namun mereka sendiri memiliki sistem komunikasi tersendiri yang dikenal dengan Quorum Sensing.
Quorum sendiri sebenarnya merupakan bentuk interaksi antar bakteri. Adanya Quorum sensing membuktikan bahwa bakteri pun menjalin komunikasi melalui sinyal yang di keluarkan (ekskresikan) oleh bakteri sehingga mereka saling kenal satu dengan yang lainnya. Sistem interaksi Quorum sensing mengakibatkan bakteri sejenis saling mengenal, saling berkomunikasi dan berkumpul di salah satu tempat. Sistem interaksi Quorum sensing mengakibatkan bakteri sejenis saling mengenal, saling berkomunikasi dan berkumpul di salah satu tempat. sinyal yang dihasilkan ini disebut Autoinducer. setiap spesies bakteri menghasilkan autoinducer yang berbeda sehingga sinyal yang dihasilkan oleh suatu bakteri akan dikenal oleh sesama spesies.
BACA SELENGKAPNYA.....

23 April 2013

Kick Andy Show: Orang Badui Pertama yang Sekolah

Di dalam ruang Gelap yang dilengkapi oleh berapa lampu yang menerangi sebagian panggung. Telah duduk seorang narasumber. Bergaya klasik dan mengundang pertanyaan setiap penonton yang telah hadir di dalam ruang itu. Lantunan lagu keroncong pun dinyanyikan oleh tim keroncong turunan protugis. Asyik sekali mendengar lantunan musik khas indonesia yang satu ini. Campuran musik Ukulele dan Bas yang mendominasi lantunan musik seakan membawa para hadirin untuk kembali bertolak ke masa 80-an. tapi asyik melihat sepasang suami istri berumur yang duduk di depan saya ikut bernyanyi sambil bergandengan tangan sambil mengikuti nyanyian keroncong.
BACA SELENGKAPNYA.....

12 April 2013

Busung Lapar di Papua akibat Sebuah ketergantungan...?

Waktu kian Silih berganti, informasi kelaparan kian timbul dan tenggelam di bumi cendrawasih yang konon katanya tanah surga, tanah yang diberikan untuk orang Keriting. Tanah yang selalu dipuja oleh orang pendatang dari berbagai negara datang ke tempat ini. Originalitas alamnya mampu memikat setiap hati. kesuburan tanahnya luar biasa, bahkan lantunan lagu Yance Rumbino pun mengatakan "jangankan alamnya, sungainya pun mengalirkan emas" sembari mengucapkan syukur kepada Tuhan.
Banyak orang  akan bertanya, "kenapa daerah yang subur dan kaya ini bisa mengalami kelaparan..?". hal yang  mengundang banyak perhatian dari berbagai belahan dunia manapun. Pasti terdengar aneh, tapi ini memang nyata dan terjadi di Papua. Setelah Yahukimo beberapa tahun yang silam. sekarang giliran tambraw, kabupaten pemekaran dari sorong. bahkan, informasi terbaru mengatakan bahwa di Yahukimo kembali terjadi busung lapar. Wah, ini benar-benar tidak masuk akal...? 
Setiap orang pasti punya persepsi yang berbeda-beda tentang hal tersebut diatas. Menurut persepsi pribadi saya, kelaparan ini bisa terjadi karena sebuah KETERGANTUNGAN yang telah diajarkan secara langsung oleh Pemerintah Pusat. Bantuan-bantuan BaMa dari pusat termasuk salah satu yang paling berpengaruh terhadap perubahan ekonomi masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut perlahan dapat merubah paradigma dari masyarakat sehingga perubahan pola hidup mulai terlihat di lingkungan masyarakat itu sendiri.
Bantuan Pusat pun semakin gencar di pelosok-pelosok tanah Papua, budaya bertani dan beternak pun mulai bergeser ke budaya  instan (bergantung). Budaya baru yang notabenenya mengharapkan sesuatu yang instan. Lahan yang dahulu hijau karena tanah pertanian kini hijau karena ilalang. Masyarakat yang sejak dahulu mengkonsumsi ubi, sagu, keladi, dll. mulai bergeser dan mengkonsumsi makanan impor dari pusat. Beras pun menjadi makanan kelas elit di daerah-daerah.
Ironisnya lagi, daerah yang notabenenya sudah memiliki makanan lokal seakan dipaksa secara tidak langsung untuk mengkonsumsi bahkan menanam padi. Hal yang sangat disayangkan, bila pemerintah daerah masing-masing memperlakukan cara ini. Alangkah baiknya,  sektor pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan mengoptimumkan komoditas-komoditas lokal  yang selama ini menjadi primadona di tiap daerah masing-masing.
Dari persepsi diatas, ada sedikit solusi yang ingin saya paparkan bahwa, bila ada bantuan berlebih dari pusat dalam rangka penanganan kasus busung lapar maka hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pelatihan-pelatihan tentang pentingnya ketahanan pangan lokal. Bila perlu diberikan materi tentang  kandungan dari tanaman lokal serta potensi pengolahan dan pemasaran. Disamping itu,  diperlukan pembimbingan agar dapat menciptakan inovasi-inovasi dari hasil pangan lokal tersebut.
Cara tersebut diatas menurut saya merupakan langkah yang tepat agar dapat keluar dari kasus busung lapar yang terjadi secara berulang di Papua.


BACA SELENGKAPNYA.....